Otaku Academy (How to be an Otaku for newbie)

Aku buat postingan ini karena masih banyak menemukan di luar sana orang-orang yang sinis memandang sebelah mata ke para wibu/otaku & juga untuk adik-adik yang mau tau dan baru ingin gabung dan mengenal dunia kami. Nah dalam post ini aku mau share kiat kiat atau pendidikan (hehe), gimana sih caranya untuk menjadi otaku/wibu bagi pemula yang mau belajar. Sekaligus pengertian ke orang awam yang mau mencoba mengerti dunia kami. Bagi para suhu otaku, mohon skip aja postingan ini. Postingan ini benar benar diperuntukan untuk newbie. Hehe..

Sebelum bahas panjang lebar, aku mau kasih sedikit pertanyaan-pertanyaan yang sering ditanyakan ke kami, para wibu/otaku.

Kenapa sih kalian dikit-dikit suka pakai Bahasa Jepang?

Eh jangan sebel dulu kalau kita sering menyisipkan beberapa bahasa Jepang ke dalam perbincangan sehari-hari. Karena begitu cintanya kita terhadap beberapa karakter anime/manga, maka terkadang kita menggunakan istilah/bahasa yang mereka gunakan dalam film ke sesama pecinta anime/manga.
Sebenarnya ini sama saja seperti latihan bahasa asing manapun dengan sesama murid yang juga sedang berlatih bahasa yang sama. Mengetahui makna yang sesungguhnya dengan tidak menerjemahkan bahasa aslinya ke bahasa lain, membuat kita benar-benar memahami konteks dari cerita yang sedang dinikmati.

Jangan nonton anime/manga melulu deh. Ga bagus itu!

Eh nanti dulu! Asal dapat diatur dengan baik dan tidak mengganggu waktu belajar, menonton anime ataupun membaca manga, banyak mengajarkan nilai positif selama ini di kehidupan. Tidak jarang di dalam anime maupun manga memberi contoh nilai nilai kebaikan seperti budaya kesopanan, pantang menyerah, dan berjiwa pahlawan. Tentu kamupun setidaknya pernah mendengar doraemon kan? Nah ada nilai-nilai edukatif juga di samping hiburan yang dapat kita petik dari anime/manga.

Jadi bagikan postingan ini ke teman-teman atau keluarga kalian yang merasa kita-kita ini dangkal, semoga mereka mau lebih mengerti atau bahkan merekapun bisa ikutan menjadi wibu atau bahkan otaku 🙂

Pertama- tama, Ketahuilah bahwa Wibu dan Otaku tidaklah sama

Weaboo/Wibu Nah… sudah tidak asing lagi di telinga? Well, weaboo disebut-sebut dengan artian untuk orang yang sangat mencintai budaya Jepang dan seringkali bertingkah laku seperti orang Jepang, padahal, dia bukan orang Jepang–tidak memiliki darah Jepang sedikitpun. sementara Otaku adalah wibu versi hardcore. Karena mereka sangat mendalami dan mencintai anime, manga, maupun video game dan bahkan jiwa dari beberapa karakter di dalam manga itu sendiri, mereka membayangkan seperti hidup dalam imajinasi cerita manga/kartun favorit mereka. Dan sebagai otaku, saya bangga dengan ini, karena tidak jarang berujung kreatif seperti menjadi pembuat anime, manga, video game atau bahkan jadi mempelajari bahasa dan budaya Jepang.

Bagi saya sendiri batas yang jelas antara otaku dan wibu adalah pada hasil karya yang telah diciptakan. Menurut saya, jika seseorang sudah mencap dirinya sebagai otaku, ia harus membuat suatu karya (bisa gambar, cosplayer, tulisan, atau game) tentang cerita jejepangan. 🙂

Baca dan pilih Anime dan Manga yang kalian suka


Anime
( アニメ )

Pasti kalian sudah tidak asing lagi dengan istilah ini. Berasal dari dari bahasa inggris “animation”, anime adalah animasi yang dikeluarkan studio di Jepang atau ceritanya berhubungan dengan Jepang. Anime sendiri memiliki banyak genre yang bisa kita nikmati. Aku ulas di bawah yah.

Ketahuilah kategori kategori pada Anime

Sebenarnya banyak kategori pada anime, namun favorit saya ada 2 yaitu :

Harem : Ini adalah istilah kategori anime yang menceritakan satu laki-laki yang dikelilingi oleh banyak wanita.

Sci-fi : Sci-fi berasal dari gabungan dua kata, yaitu science dan fiction, digabung menjadi sci-fi.  Nah, sci-fi sendiri memiliki arti cerita fiksi yang memiliki suatu alur yang berkaitan dengan sains, misalnya kayak teknologi dan semacamnya gitu. 


Manga


Manga dalam bahasa Jepang itu adalah sebutan untuk komik Jepang.  Jadi, kalau ada yang bilang “aku baca manga nih…” itu artinya dia lagi baca komik Jepang.  Biasanya juga, ada yang bilang “aku lagi gambar manga nih” itu artinya, dia lagi gambar karakter komik Jepang. 

Mangaka ada manga, ada pula mangaka.  Mangaka adalah sebutan untuk penulis manga atau orang yang membuat manga.  Mangaka di Indonesia dikenal dengan sebutan komikus. 

Ketahuilah kategori kategori pada Manga

Ecchi adalah cerita yang memiliki isi yang memuat pornografi, tetapi tidak sampai seperti hentai.  Misalnya, seperti tokoh pada Fairy Tail dan One Piece.  Itu contohnya…

Hentai Nah…  ini mah udah pornografi tingkat akut.  Biasanya, sih, jalur ceritanya agak aneh dan ga enak banget diikuti/ditonton, menurut orang-orang yang udah pernah nonton.  Hentai sudah mengarah ke tahap yang sudah adult banget. 

Gore kalian baca manga, visual novel, fanfiction, serta nonton anime, pasti di setiap genre horror (tidak selalu sih), ada adegan yang sadis dan mengerikan, seperti memutilasi bagian-bagian tubuh, kecelakaan yang mengerikan, dll.  Pokoknya hal-hal yang sadis-sadis.  Nah, itu dinamakan gore.  Gore biasanya emang selalu mengarah ke horror, dan anak-anak di bawah umur sangat dilarang untuk menyaksikannya

Yaoi Huohoho…  yaoi adalah sebutan/istilah untuk cerita dengan tema shounen ai, atau bisa dikatakan dalam bahasa Indonesia adalah homoseksual :v atau gay.  Cerita dengan pairing cowok x cowok yang cukup digemari. Penggemar dari penikmat/fans Yaoi disebut Fujoshi yang mariknya justru ini para perempuan loh.. haha..

Yuri Yuri adalah lawan dari yaoi, yaitu cerita dengan tema shoujo ai atau lesbian.  Ceritanya juga sama, yaitu pairing cewek x cewek.Seperti Yaoi yang memiliki Fujohsi, Ada juga para laki-laki penikmat genre Yuri yang kita sebut dengan Fudanshi.

Tambahan : Shotacon adalah sebutan untuk para cewek dewasa yang menggemari cowok imut yang masih muda, biasanya, disebut shota, karena ada beberapa anime yang menceritakan hubungan anak SMU dengan para senpai.

Waifu
ini bagian yang paling menarik dan hampir menjangkiti semua kalangan wibu dan otaku. Yes, kalau kamu mau menjadi seorang wibu, kamu bisa memilih Waifu (calon istri idaman), atau Husbando (Calon suami idaman) dari karakter anime/manga kesukaan kamu. Pilih yang sesuai dengan karakter kalian yah. 🙂

Kategori waifu
Haha.. Ini menarik, pada dasarnya waifu di karakter-karakter anime dibagi dalam beberapa “dere” Type berikut ini, tergantung personality dari masing-masingnya. Biasanya kita tidak memilih waifu hanya karena ia bermuka cantik atau memiliki oppai (payudara) yang besar, hihi. Yuk kita bahas satu per satu dan kenali personality mereka.

Sebenarnya lengkapnya kalian bisa baca sendiri di gambari ini. Namun di kalangan group wibu, aku menemukan 2 tipe ini yang paling favorit dan biasanya memang paling sering muncul di cerita anime atau manga.

1. Yandere Ini dia personality yang paling populer di kalangan para wibu.  Cewe super posesif dan super cemburuan dan bahkan bisa gila karena terlalu mencintai seorang cowo. Sekilas, cewe yandere ini terlihat manis dan normal, namun ketia ia sudah mencintai seorang cowok, dia akan memastikan tidak ada cewe lain yang bisa berdekatan atau menjadi pesaingnya.  Kalau cewek yandere menemukan cowok itu dekat-dekat dengan cewek lain atau hanya berbicara sebagai teman akrab, cewek yandere akan menarget cewek itu sebagai musuhnya, dan ia bisa membunuhnya tanpa segan sedikitpun. 

2. Tsundere Nah, ini juga cukup terkenal kedua setelah yandere.  Karakter yang memiliki tipe tsundere cenderung kebalikan dari yandere.  Dia terlihat ‘kasar di luar’ tetapi ‘baik di dalam’.  Itulah tsundere.  Biasanya, untuk menutupi perasaan terhadap pria yang disukainya, dia lebih suka bersifat dingin, kasar, dan susah didekati. Tsundere jarang menyatakan cinta dan lebih cenderung menutupi perasaannya.

Nah, kalau kalian sendiri lebih suka yang mana?

Berkreasi dengan Cosplay ataupun membuat Fanart
Ini dia batas pemisah yang jelas antara wibu dan otaku. Kalau wibu hanya sebagai penikmat budaa Jepang, para otaku sudah mulai berkreasi karena kecintaannya yang mendalam terhadap anime, manga, atau video game Jepang. Para otaku biasanya berkarya dalam rupa cosplay, membuat fanart, komikus, Bebearpa cosplayer indonesia terkenal, follow IGnya : punipun, lola zieta dan festival jepang atau bahkan Youtber seperti Kimi Hime,


Apa itu Cosplay? AHA! Untuk otaku yang benar-benar sudah menjadi otaku, dia pasti akan tertarik mencoba dunia cosplay. Seperti saya, di beberapa post aku juga sudah share beberpa kali ikut cosplay Tifa Lockhart pada final fantasy VII (yang akan segera diremake), Jill valentine dari Resident Evil, dan juga 2B si robot android dari game action nier automata.

Eh tunggu dulu! Cosplay itu apa? Nah, cosplay adalah suatu hal di mana pencinta anime akan mencoba memakai pakaian yang sama dengan karakter kesukaannya di anime.  Untuk para pencinta anime yang mencoba cosplay, dinamakan cosplayer.  Cosplay sendiri berasal dari gabungan dua kata (costum dan play). Jadi, bagi yang sering menjumpai banyak orang yang berpakaian layaknya karakter anime di suatu acara-acara yang bersangkutan dengan Jepang, jangan heran ya! Buat yang ingin mencoba juga bisa.  Tapi, kostumnya itu yang agak mahal sih harganya…, apalagi kalau yang original. Hanya, kalau kalian segitu cintanya sama karakter dan seorang cosplayer sejati, harusnya kalian bikin sendiri sih kostumnya.

Untuk referensi, bebearpa cosplayer indonesia terkenal, follow IGnya : punipun, lola zieta, Ying Tze. Coba kalian follow deh supaya dapat gambaran lebih jelas.

Fanart

Fan art Pasti banyak dari kalian yang mungkin tertarik untuk mencoba menggambar sendiri chara anime, tetapi dengan versi kamu sendiri, hanya saja, tetap tidak menghilangkan ke-khasan dari chara tersebut kan? Nah…  itu namanya fan art.  Biasanya, situs fan art terbesar yang aku tahu dan paling terkenal adalah zerochan :3

Bebearpa istilah pujian

Kakkoi Sudah tidak asing? Sering membaca atau bahkan mendengar? Nahh…  buat yang belum tahu apa itu kakkoi dan belum ngerti juga itu bahasa apaan, kalian bisa tahu sekarang.  Kakkoi itu adalah bahasa Jepang yang kalau dalam bahasa Indonesia, artinya adalah “keren”.  Biasanya, para weaboo menggunakan kata-kata ini untuk mengungkapkan pujian.

Sugoi Ini juga bahasa Jepang lho :v.  Biasanya, ada beberapa weaboo yang menulis “sugee”.  Sebenarnya, artinya sama saja, yaitu “hebat”.  Untuk mengungkapkan rasa kagum dan terkesan.  Biasanya, para weaboo yang menggunakan kata-kata ini tak lain adalah mendengarnya saat menonton anime. karena saya pun begitu.

Kawaii “Kawaii, kamu kawaii deh!” atau “AAAA… Yui-chan kawaii” pasti sudah sering baca kan? Nah, pasti juga banyak yang nge-skip bagian ini karena udah pada tahu :v tapi tidak apa-apalah.  Kawaii adalah bahasa Jepang yang kalau diartikan ke bahasa Indonesia, artinya lucu atau imut.  Jadi, kalau misalnya kalian dipuji “Ih, kamu kawaii banget!” jangan marah duluan karena ga ngreti artinya”.  Cari tahu dulu artinya, baru deh boleh ngasi jawaban :v nanti klo ga tau tapi pura2 tau, lain lagi ceritanya.

Menjadi seorang otaku yang sopan


Gomenasai Biasanya disingkat “gomen” atau ada juga yang menuliskannya “gomenne”.  Itu tidaklah salah.  Semuanya benar, dan artinya pun juga sama, yaitu maaf.  Gomenasai sama artinya dengan kata sumimasen, hanya saja, sumimasen bisa digunakan untuk kata ‘permisi’ dan sumimasen lebih terkesan formal dan digunakan untuk percakapan pada orang yang lebih tua, sementara gomenasai lebih cocok dipakai untuk percakapan sehari-hari dengan teman sebaya.

Arigatou Dalam bahasa Indoenesia, arigatou berarti “terima kasih”, dan kepanjangannya adalah “arigato gozamaisu”.  Nah, selain arigato, domo juga bisa digunakan. Dan artinya tetap sama.

Hajimemashite Terkadang, untuk saling berkenalan, para weaboo juga menggunakan kata-kata “hajimemashite” setelah menyebutkan nama, setelah itu, mereka juga menyebutkan “yoroshiku”.  Arti dari kata hajimemashite dalam bahasa Indonesia adalah “salam kenal”, dan yoroshiku memiliki beberapa makna, tetapi, untuk berkenalan, maknanya adalah “senang bertemu dengan anda…”. 

Nani? Para weaboo yang sering menggunakan kata “nani?” yang artinya adalah “apa?” dan “nande?” yang artinya adalah “kenapa?” atau “mengapa”.

Ohayou gozamaisu adalah ucapan selamat pagi dalam bahasa Jepang.  Bisa disingkat dengan ohayou saja.

Konnichiwa Para wibu/otaku juga biasa menyapa teman-temannya dengan kata konnichiwa.  Konnichiwa berarti selamat siang.

Konbanwa Untuk ucapan selamat malam, digunakanlah kata konbanwa yang artinya selamat malam.  Pasti udah pada tahu kan? It’s ok lah…

Oyasumi nasai Nah…  ini mirip kayak konbanwa, cuman artiannya agak beda.  Klo konbanwa sih biasanya digunakan pada saat mereka saling bertemu.  Kalau oyasumi nasai, saat mereka mau berpisah.  Kalau di jejaring sosial, misalnya Facebook, ketika para wibu berpisah di malam hari, maka digunakanlah kata oyasumi nasai. Sebenarnya, oyasumi nasai juga berarti beristirahatlah.

Sensei Vs Senpai
Jangan kebalik yah. Banyak dari wibu baru (wajar aja, namanya juga baru) yang kebalik atau bahkan menganggap ini sama. Yuk kita pelajari perbedaan keduanya.


Sensei Nahh. Pasti sering kan mendengarnya atau membacanya ketika mendatangi grup otaku? Yep, tentu saja, sensei artinya adalah ucapan untuk guru atau seniman yang biasa kita hormati.

SenpaiSenpai berbeda lagi.  Senpai artinya adalah senior.  Jadi, untuk menghormati orang yang lebih tua atau biasa disebut senior, kita harus menambahkan kata senpai setelah namanya.  Hehehe…  para weaboo juga saling menghormati lho satu sama lain!

Bonus tambahan istilah yang sering digunakan :

Hikikomori adalah sebutan orang Jepang untuk orang-orang yang tidak memiliki kegiatan sosialiasi, artinya, dia memilih untuk mengurung diri di kamar sepanjang waktu, biasanya, kegiatannya adalah untuk menonton anime, membaca manga, dsb.  Dia biasanya jarang sekali keluar rumah, bisa hanya sebulan sekali, itu juga hanya untuk keperluan yang benar-benar penting. Nah ini aku banget!!! haha.. Coba kalian ingat-ingat lagi teman kalian yang seperti ini. Kalau kalian tau, hargai privacy mereka yah. Memang ga mudah berteman dengan orang seperti ini. Jangan kalian harapkan mereka mau kumpul bareng. Tapi kebanyakan yang aku tau para Hikikomori akan banyak bercerita dan hangat ke orang yang mereka sudah nyaman. 🙂


Trap Huohohoho…  sering ada kan di fanpage anime atau obrolan para weaboo? Nah, trap itu ditujukan untuk seorang laki-laki yang berpakaian seperti perempuan, di make-up seperti seorang perempuan, dan berwajah cantik layaknya seorang hime (putri).  Biasanya, trap seringkali muncul pada cosplayer-cosplayer anime.

Semoga bermanfaat yah… Dan dengan ini kalian bisa lebih mengenal atau jadi pembuka awal menuju dunia wibu dan otaku.

3 Comments

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s